Bupati Barru Hadiri Pelantikan Rektor ITBA Al Gazali

MJI BARRU – Bupati Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) Suardi Saleh menghadiri Launching Institut Teknologi Bisnis dan Administrasi (ITBA) Al Gazali Barru, Jumat (14/6/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Aula KH Badaruddin Amin Kampus ITBA Al Gazali Barru ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Kamaruddin Hasan sebagai Rektor ITBA Al Gazali Barru Periode 2024-2028.

banner 1500x367

Mengawali sambutannya, Suardi Saleh menceritakan hasil penelitian dari Thomas J. Stanley kewarganegaraan Amerika Serikat yang melakukan penelitian tentang faktor yang mempengaruhi Kesuksesan terhadap 722 miliarder di negaranya.

Suardi mengurai faktor yang paling berpengaruh pada kesuksesan seseorang adalah kejujuran, kerja keras, mudah bergaul, mudah menjual ide dan sebagainya yang sifatnya soft skill keterampilan lunak.

Menurutnya, soft skill ini bisa didapatkan dengan mengikuti kegiatan organisasi di Kampus di mana diera sekarang kita dituntut untuk aktif berorganisasi, seperti yang dikatakan Ketua LLDIKTI bahwa proses pembelajaran di Kampus harus lebih banyak praktek diluar, karena itu merupakan bagian mengasah soft skill dan sangat berpengaruh pada kesuksesan seorang.

Terkait program merdeka belajar yang lebih banyak magang, menurutnya bahwa ini satu keuntungan bahwa kemampuan anak-anak teruji dan berpeluang menghasilkan output langsung bekerja karena tanggung jawab moral Perguruan Tinggi bukan hanya melahirkan sarjana tapi bagaiman anak-anak kita dapat mengabdi di dunia kerja masing masing.

Suardi juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor dan jajaran, pembina dan pengurus yayasan serta civitas atas kerja keras sehingga bisa disaksikan launching ITBA Al Gazali kabupaten Barru secara digital dan menjadi kebanggaan pemerintah daerah sehingga hal ini membawa manfaat buat kabupaten Barru dalam menghadapi Indonesia emas tahun 2045.

Dikatakan, untuk menghadapi hal itu, pemerintah kabupaten Barru dalam program utama pembangunan SDM telah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 35,8%, dari APBD meskipun di UU sistem Pendidikan Nasional disebutkan minimal 20% dan hal ini merupakan bentuk perhatian kita pada sektor pendidikan

Suardi menyinggung pentingnya sarjana di ITBA dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang ditentukan oleh 3 sektor yakni, pertama Kesehatan diwakili angka harapan hidup, kemudian Pendidikan yaitu rata rata lama sekolah dan harapan lama sekolah dan yang ketiga Daya beli.

“Alhamdulillah, IPM kita 83 termasuk kategori tinggi dan 8 besar di Sulsel, ketika kuliah di ITBA mungkin tadi ada anak kita tidak sempat kuliah di Makasar karena disini sudah banyak prodi kemungkinan akan meningkatkan harapan lama sekolah dan jika makin banyak anak-anak kuliah di ITBA dan akan mendongkrak IPM kita,” tutur Suardi.

“Saya juga melihat sektor kemaritiman menjadi titik poin termasuk industrial dan ini berkesesuaian dengan visi misi kita dimana kita punya 3 pelabuhan dan kawasan Industri yang terkoneksi pelabuhan dan kereta api sisa dioptimalkan sehingga ITBA sangat mendukung program pemerintah,” pungkas Suardi. (RED)

banner 1800x928

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *