Pemprov Jateng Ajak Daerah Garap Gerakan Ramah Wisata

MJI JAWA TENGAH – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk membuat gerakan ramah wisata sebagai salah satu upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah, Minggu (19/5/24).

“Tentunya ramah wisata menjadi kunci dalam menerima tamu dengan baik, sesuai standar dan muatan sapta pesona,” ujar Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jateng, Agung Hariyadi.

banner 1500x367

Menurut Agung, kemampuan sadar wisata tidak hanya dimiliki kelompok, tetapi harus diupayakan di tingkat masyarakat.

Agung Hariyadi juga menilai hospitality atau praktik memberikan layanan yang ramah dan menyenangkan kepada tamu atau pengunjung sangat penting, sehingga perlu dibudayakan.

“Kami mengajak untuk bisa merumuskan gagasan tersebut sehingga nantinya perlu dipilih daerah atau kabupaten/kota yang layak dinobatkan sebagai kota ramah wisata. Karena dari di situlah kunci keberhasilan kita, sehingga pelibatan masyarakat sangat penting sekali,” ujarnya.

Selain itu, Agung Hariyadi menambahkan bahwa pengembangan potensi wisata di suatu wilayah tidak harus berpusat di satu tempat atau satu kawasan saja, potensi lain juga perlu dikembangkan, terutama budaya yang cukup kaya sekali di Jateng.

Apalagi, hampir 80 persen potensi wisata yang berkembang di Jateng merupakan di bidang budaya.

Selain itu, minat wisatawan juga didominasi bidang budaya, sehingga perlu dioptimalkan untuk menjadi potensi wisata unggulan.

“Kalau bicara pengembangan pariwisata ada strateginya, yakni 3A (Attraction, Amenity, dan Accessibility). Kemudian branding, advertising, dan selling,” tutupnya. (TBN/MJI)

banner 1800x928

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *